Temuan Penelitian, Hanya dari Suara Perasaan Seseorang Bisa Terbaca!

Screenshot_33

BANYAK pendapat menyebutkan jika Anda menginginkan ketahui bagaimana perasaan seorang, Anda dapat memandang matanya juga lihat gerak badannya.

Pernyataan itu nyatanya tidak mutlak. Sebab, baru saja ini peneliti mengungkap kalau dengan mendengar nada, Anda dapat ketahui bagaimana perasaan orang itu.
Anda semakin lebih akurat mengetahui perasaan atau emosi seorang dari suaranya. Beberapa periset mengharapkan temuan mereka juga akan hasilkan pemahaman yang tambah baik mengenai orang yang lain ditempat kerja atau dalam hubungan pribadi.
Periset dari Kampus Yale di Connecticut lihat bagaimana isyarat vokal serta muka yang berlainan memengaruhi kekuatan mengetahui emosi.

Dr Micahel Kraus, penulis paling utama studi itu, menerangkan dengan terdapatnya tekad serta ketrampilan, orang seringkali dengan tidak pas lihat emosi orang yang lain.

” Riset kami tunjukkan kalau memercayakan gabungan isyarat vokal serta muka, atau isyarat muka hanya, mungkin saja bukanlah kiat paling baik untuk mengetahui emosi atau kemauan orang yang lain dengan akurat, ” jelas peneliti.

(Baca Juga : Ini Penuturannya Kenapa Mimpi Susah Diingat saat Bangun)

Dalam riset itu, beberapa peneliti lakukan lima percobaan yang melibatkan lebih dari 1. 800 peserta.

Dalam tiap-tiap percobaan, individu disuruh untuk berhubungan dengan orang yang lain atau di beri hubungan pada dua orang yang lain.

Dalam sebagian masalah, peserta cuma dapat dengarkan serta tidak lihat ; Ditempat beda, mereka dapat lihat namun tidak dengarkan, serta sebagian peserta diperbolehkan untuk lihat serta dengarkan keduanya.

Dalam satu masalah, peserta dengarkan nada terkomputerisasi yang membaca transkrip hubungan atau satu keadaan tanpa ada perubahan emosional komunikasi manusia yang umum. Dari ke-5 percobaan itu, individu yang cuma dengarkan tanpa ada mencermati rata-rata dapat mengidentifikasi lebih akurat emosi yang dihadapi orang yang lain.

Satu pengecualian yaitu saat beberapa orang dengarkan nada komputerisasi yang menyebabkan keakuratan terburuk dari semua. Menurut dr. Kraus, karna banyak riset mengenai pernyataan emosional sudah fokus pada peranan isyarat muka, temuan ini buka ruang baru untuk riset.

” Saya fikir waktu mengecek temuan ini relatif lihat bagaimana psikolog pelajari emosi, hasil ini mungkin saja mengagetkan. Banyak tes kecerdasan emosional memercayakan persepsi muka yang akurat, ” tuturnya.

Dr. Kraus meneruskan, timnya temukan kalau mungkin saja beberapa orang sangat memerhatikan muka, karna nada mungkin saja mempunyai banyak content yang dibutuhkan untuk mengerti kondisi internal orang yang lain dengan akurat. ” Temuan tunjukkan kalau kita mesti lebih konsentrasi pelajari vokalisasi emosi, ” imbuhnya.

Dr Kraus yakin kalau ada dua peluang argumen kenapa nada lebih unggul dari pada komunikasi paduan.

Salah nya ialah manusia mempunyai semakin banyak memakai ekspresi muka untuk menutupi emosi. Argumen yang lain yaitu semakin banyak info yg tidak senantiasa tambah baik serta akurasi yang dapat tergambarkan dari mimik muka.

Dalam dunia psikologi kognitif, ikut serta dalam dua pekerjaan kompleks dengan berbarengan yakni, melihat serta dengarkan. Hal semacam ini menyusahkan kemampuan seorang pada ke-2 pekerjaan itu.

Satu diantara implikasi dari riset ini yaitu simpel. Dr Krau menuturkan, dengan mendengar, seorang dapat juga mengingat apa yang orang katakan serta langkah mereka menyebutkannya. ” Saya yakin, keadaan itu dapat jadi referensi pada penambahan pemahaman orang yang lain ditempat kerja atau dalam hubungan pribadi Anda, ” ujarnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*